Pandemi sempat membuat banyak hal berhenti, termasuk sumber penghasilan. Tapi dari situ juga, Bang Pota mulai mencari cara untuk bisa bertahan.
Suatu hari, seorang tetangga memberi saran sederhana:
“Coba aja bikin risol mayo, siapa tahu laku.”
Tanpa banyak pikir panjang, Bang Pota mencoba dari dapur rumah, dengan peralatan seadanya. Tak disangka, banyak yang suka. Risol mayo buatannya laris, bahkan mulai banyak pesanan dari luar kota.
Dari situ, semangatnya tumbuh. Setiap pesanan yang datang jadi pengingat, bahwa dari masa sulit pun, selalu ada jalan untuk bangkit. Kini, Risol Mayo Bang Pota sudah punya outlet sendiri dan terus berkembang.
Di balik setiap risol yang creamy dan gurih, ada rasa syukur yang besar dan ada Mamayo, yang sejak awal jadi bagian penting dari racikan rasa itu. Creamy-nya pas, gurihnya khas, dan selalu bisa diandalkan di setiap adonan.
Dari perjuangan di masa sulit, jadi cerita sukses yang menginspirasi.
Mamayo menemani langkah kecil yang berani, hingga jadi usaha yang berarti
