Dari dapur kecil di rumah, Risol Bangsawan mencoba bikin risol mayo dengan resep sederhana, cuma ingin tahu, “enak nggak ya kalau dijual?”
Iseng itu lalu berubah jadi langkah pertama. Risolnya dititip ke satu dua toko frozen food di sekitar rumah.
Tidak muluk-muluk, yang penting ada yang coba dan suka.
Siapa sangka, dari dua toko itu sekarang sudah ada di sepuluh toko frozen food. Permintaan makin banyak, tangan makin sibuk, tapi hati justru makin hangat. Karena di balik setiap risol yang digoreng, ada harapan besar: Semoga usaha kecil ini bisa terus tumbuh, bisa membuka lapangan kerja, bisa jadi sumber rezeki untuk lebih banyak orang.
Bagi Risol Bangsawan, setiap adonan, setiap lipatan risol, adalah cerita perjuangan. Dan Mamayo jadi bagian dari cerita itu mendampingi dari dapur kecil sampai kini mulai dikenal.Bukan cuma jadi pelengkap rasa, tapi jadi bagian dari perjalanan rasa. Karena bagi kami, usaha besar selalu berawal dari keberanian kecil. Dan setiap keberanian layak untuk dirayakan.
Mamayo memberi inspirasi usaha, dari dapur kecil yang penuh mimpi
